Wulan Guritno di Usia 44: Siap Menikah Lagi dan Punya Anak Sebelum 45 Tahun
Pendahuluan
Di usianya yang memasuki 44 tahun, Wulan Guritno menunjukkan kesiapan menyambut babak baru dalam hidup. Aktris dan presenter ini secara terbuka menyatakan keinginannya untuk menikah lagi, serta memiliki momongan sebelum usia 45 tahun. Langkah antisipatif pun telah ditempuh: dia telah melakukan pembekuan sel telur. Berikut adalah fakta-fakta menarik seputar rencana dan langkah yang diambil Wulan.
1. Pernyataan Terbuka: “Gue Pengin Nikah Lagi”
Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Maia AlElDul TV, Wulan menegaskan keinginannya untuk menemukan pendamping hidup yang serius. Ia mengatakan:
“Aku kepengin menikah lagi. Ya, sedapetnya.”
Pernyataan ini muncul setelah kedua pernikahan sebelumnya berakhir. Meski begitu, ia tak kehilangan keyakinan bahwa cinta dan hubungan baru bisa dijalani dengan matang dan penuh harapan.
2. Target Momongan Sebelum Usia 45 Tahun
Wulan memiliki target jelas: ingin kembali diberi momongan sebelum ulang tahunnya yang ke-45. Ia menekankan arti biologis yang tak kalah penting dalam rencananya menghadirkan keluarga lengkap di masa depan.
3. Bekukan Sel Telur: Antisipasi Keluarga Masa Depan
Sebagai langkah konkret menuju impiannya, Wulan telah melakukan pembekuan sel telur (egg freezing). Tujuannya adalah menjaga opsi memiliki anak secara biologis, serta mempersiapkan diri secara maksimal meski waktu terus berjalan.
4. Standar Hubungan: Frekuensi, Kesesuaian Hati, Bukan Harta atau Penampilan
Wulan menegaskan bahwa jika kelak memilih pendamping, yang dicari bukan sekadar ketampanan atau materi. Ia lebih mengutamakan keselarasan hati dan frekuensi yang sama:
“Kalau sudah klop, sudah selaras, sefrekuensi, setara, sreg, ya ayo.”
5. Pengalaman Jadi Guru Hidup
Dua kali menikah dan dikaruniai tiga anak (Shalom Razade, London Abigail Dimitri, dan Jeremiah Alric Dimitri), membuat Wulan tak ingin terburu-buru dalam mengambil langkah baru. Pengalaman masa lalu justru memberinya pelajaran penting dalam mempersiapkan diri secara mental dan emosional.

Kesimpulan
Wulan Guritno, di usianya ke-44, menunjukkan bahwa hati yang dewasa tak pernah takut bermimpi lagi. Dengan persiapan matang termasuk membekukan sel telur ia menyongsong masa depan dengan hati terbuka, bijak, dan penuh harapan. Semoga istikamahnya dalam merencanakan kehidupan keluarga membawa berkah dan kebahagiaan yang baru.
