Sports

Kadek Yasa Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia di Asian Para Games 2026

Nagoya, 20 Oktober 2026 — Atlet para-atletik Indonesia I Kadek Dwi Purwana Yasa meraih medali emas nomor lempar cakram putra F57 pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Kadek sekaligus memecahkan rekor dunia miliknya sendiri setelah mencatat lemparan sejauh 49,75 meter.

Catatan tersebut dibuat pada percobaan ketiga dalam pertandingan yang berlangsung di Nagoya, Jepang, Selasa (20/10/2026). Lemparan 49,75 meter memperbaiki rekor dunia sebelumnya yang juga tercatat atas nama Kadek, yakni 48,68 meter.

Hasil itu menempatkan Kadek di posisi teratas nomor lempar cakram putra F57. Ia mengungguli Yorkinbek Odilov dari Uzbekistan yang membukukan lemparan 45,10 meter dan meraih medali perak. Sementara itu, Hussein Khazaee dari Irak finis di posisi ketiga dengan catatan 45,06 meter.

Emas pertama Indonesia dari para-atletik

Kemenangan Kadek menjadi medali emas pertama Indonesia dari cabang para-atletik pada Asian Para Games 2026. Prestasi tersebut juga menjadi emas kedua yang diraih kontingen Indonesia pada hari pertandingan, 20 Oktober.

Medali itu memperkuat perolehan Indonesia dalam ajang olahraga multicabang bagi atlet disabilitas di kawasan Asia. Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 berlangsung pada 18–24 Oktober 2026, sehingga pertandingan lempar cakram F57 menjadi bagian dari rangkaian kompetisi yang masih berjalan.

Keberhasilan Kadek memiliki arti penting karena tidak hanya menghasilkan gelar juara, tetapi juga menghadirkan rekor dunia baru. Ia mampu melewati catatan terbaik sebelumnya dengan selisih 1,07 meter. Perubahan itu menegaskan capaian kompetitif Kadek pada nomor yang sama.

Rincian hasil lempar cakram putra F57

Persaingan di nomor lempar cakram putra F57 berakhir dengan tiga catatan teratas sebagai berikut:

  1. I Kadek Dwi Purwana Yasa, Indonesia: 49,75 meter — medali emas.
  2. Yorkinbek Odilov, Uzbekistan: 45,10 meter — medali perak.
  3. Hussein Khazaee, Irak: 45,06 meter — medali perunggu.

Jarak antara lemparan Kadek dan catatan Odilov mencapai 4,65 meter. Adapun selisih antara peraih medali perak dan perunggu hanya 0,04 meter. Hasil tersebut membuat Kadek menjadi atlet dengan catatan paling jauh dalam pertandingan itu sekaligus pemegang rekor dunia baru.

Bagian dari perkembangan kontingen Indonesia

Informasi mengenai kemenangan Kadek merujuk pada pertandingan yang digelar 20 Oktober 2026. Sementara itu, laporan lanjutan pada 21 Oktober menyebut Indonesia kembali menambah beberapa medali emas, termasuk melalui Muhammad Fadli Imammuddin.

Perbedaan tanggal tersebut penting untuk menjelaskan perkembangan kontingen Indonesia secara berurutan. Emas Kadek diraih pada 20 Oktober dan menjadi salah satu hasil penting pada hari pertandingan. Perolehan medali tambahan yang diberitakan pada 21 Oktober merupakan perkembangan berikutnya selama Asian Para Games 2026 masih berlangsung.

Dengan demikian, prestasi Kadek menjadi bagian dari tren positif kontingen Indonesia di Aichi-Nagoya. Sumbangan emas dari para-atletik juga memperluas kontribusi Indonesia di luar cabang olahraga lain yang lebih dahulu menghasilkan medali.

Rekor pribadi yang kembali diperbarui

Rekor dunia sebelumnya, 48,68 meter, telah menjadi tolok ukur prestasi Kadek dalam nomor lempar cakram putra F57. Pada Asian Para Games 2026, ia melampaui catatan itu melalui lemparan ketiganya dan membukukan rekor baru 49,75 meter.

Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa kemenangan Kadek tidak semata-mata ditentukan oleh perbandingan dengan lawan pada final. Ia juga memperbarui standar performanya sendiri dalam kompetisi tingkat Asia yang berlangsung di Jepang.

Nomor F57 merupakan salah satu nomor para-atletik yang mempertemukan atlet berdasarkan klasifikasi olahraga para. Dalam pertandingan ini, Kadek tampil sebagai wakil Indonesia dan menyelesaikan kompetisi dengan catatan terbaik yang menjadi rekor dunia.

Jadwal dan konteks penyelenggaraan

Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 digelar pada 18–24 Oktober 2026 di Jepang. Pertandingan Kadek berlangsung pada hari ketiga rangkaian ajang tersebut, tepatnya 20 Oktober 2026.

Berita tentang kemenangan itu dapat dibaca sebagai laporan hasil pertandingan pada 20 Oktober. Adapun perkembangan perolehan medali Indonesia yang memuat tambahan emas dari atlet lain dilaporkan pada 21 Oktober. Kontingen Indonesia masih berkompetisi hingga penutupan ajang pada 24 Oktober 2026.

Medali emas dan rekor dunia yang diraih Kadek menjadi salah satu catatan utama Indonesia dalam Asian Para Games 2026. Ia finis di posisi pertama nomor lempar cakram putra F57 dengan keunggulan atas atlet Uzbekistan dan Irak, sekaligus membawa pulang rekor dunia baru setelah melewati catatan 48,68 meter miliknya sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *