Entertainment

Putus dan Mengaku Selingkuh, DJ Bravy Ungkap Chat dengan “Lintang” yang Jadi Pemicu Batal Nikah dengan Erika Carlina

Pendahuluan

Hubungan asmara DJ Bravy dengan Erika Carlina yang sebelumnya dianggap serius dan berencana ke pelaminan kini kandas. Diumumkan bahwa pasangan tersebut telah sepakat berpisah sejak 1 November 2025 dan membatalkan pernikahan yang sudah direncanakan jauh sebelumnya.
Yang lebih mengejutkan adalah pengakuan Bravy bahwa ia berselingkuh—melalui chat dengan seorang wanita bernama “Lintang”—yang akhirnya menjadi pemicu berakhirnya hubungan mereka.


Kronologi Singkat Kejadian

  • DJ Bravy dan Erika Carlina sebelumnya mengumumkan lamaran di acara publik pada 5 Oktober 2025.
  • Hubungan mereka kemudian mengalami keretakan; Bravy menyebut bahwa keributan pertama muncul sekitar 22 Oktober 2025.
  • Pada tanggal 1 November 2025, Bravy menyampaikan bahwa ia dan Erika telah sepakat mengakhiri hubungan dan batal menikah.
  • Alasan utama yang disebutkan oleh Bravy adalah chat DM yang dikirimnya kepada wanita lain—Lintang—yang kemudian tersebar di sosial media. “Kangen aja,” tulisnya dalam chat tersebut.

Isi Chat yang Viral dan Perannya

Isi percakapan antara DJ Bravy dan Lintang yang beredar secara luas di media sosial menjadi titik kunci dalam kisah ini:

  • Bravy menulis ke Lintang: “Kangen aja.”
  • Lintang membalas dengan kata-kata santai “Pritt pritt.”
  • Bravy kemudian bertanya: “Unsend jangan?” dan Lintang berkata: “Kenapa di-unsend? Jangan.”
  • Bravy kemudian bertanya ulang: “Ok. Kangen aku nggak?” dan Lintang membalas: “Nggak boleh, punya orang.”
    Percakapan ini menunjukkan bahwa ada kedekatan emosional antara Bravy dan Lintang—meskipun Lintang menyatakan bahwa ia “punya orang”—dan menjadi bukti publik yang memicu kontroversi. Karena chat tersebut, Bravy mengakui bahwa perselingkuhan bukan sekadar rumor.

Pengakuan Bravy dan Klarifikasi Resmi

Dalam video klarifikasi yang diunggah di media sosial, Bravy menyampaikan:

“Gue sama Erika udah putus. Sebenernya udah putus dari tanggal 1 November. Sebenernya udah komit berdua membuat kesepakatan untuk nggak sama-sama lagi, apalagi menikah.”
Bravy menjelaskan bahwa penyebabnya adalah DM yang dikirimnya kepada seorang perempuan:
“Yang gue DM perempuan bilang kangen itu benar, bukan editan, dan memang benar gue DM cewek, gue ‘selingkuh’, itu betul.”
Ia menegaskan bahwa ia tak ingin Erika disalahkan atau menjadi korban tudingan publik:
“Gue sebenernya males klarifikasi gini, cuma karena hubungan gue sama Erika udah jadi konsumsi publik, kayaknya memang harus dilurusin supaya nanti nggak ada asumsi liar dan gue nggak mau aja nanti yang disalah-salahin Erika-nya.”


Reaksi Erika Carlina dan Publik

Hingga tulisan ini dibuat, belum ditemukan pernyataan resmi panjang dari Erika Carlina yang dirilis ke media. Namun reaksi publik dan netizen di media sosial cukup terbagi:

  • Beberapa penggemar menunjukkan simpati dan mendukung Erika, terutama karena ia disebut “korban konsumsi publik”.
  • Sebagian netizen mempertanyakan kestabilan hubungan publik figur dan pentingnya privasi serta tanggung-jawab.
  • Sosial media ramai dengan pendapat bahwa pengingat bahwa “selebritas pun manusia biasa yang bisa berbuat salah” membuat wacana tentang hubungan dan tanggung-jawab makin terbuka.

Pelajaran dari Kisah Ini

  1. Transparansi dan Keseriusan dalam Hubungan
    Hubungan yang diumumkan publik—termasuk rencana menikah—membuka ekspektasi yang tinggi. Ketika terjadi konflik atau pelanggaran kepercayaan, sorotan publik menjadi sangat besar.
  2. Tanggung-jawab Publik Figur
    Sebagai selebritas, tindakan pribadi bisa berimplikasi besar di publik. Klarifikasi seperti yang dilakukan Bravy menunjukkan bahwa publik figur tak bisa sepenuhnya “luar jangkauan” dari reaksi netizen.
  3. Pentingnya Privasi dan Komunikasi yang Sehat
    Chat atau DM pribadi yang tersebar bisa memicu krisis hubungan. Komunikasi terbuka dalam hubungan sangat penting untuk meminimalisir kebocoran atau salah paham.
  4. Dampak Konsumsi Publik ke Hubungan Asmara
    Ketika hubungan dijadikan konsumsi publik—postingan, lamaran publik, rencana nikah—tekanannya bisa makin berat. Kedua pihak perlu siap mental menghadapi sorotan.
  5. Pengingat bahwa Kesalahan Bukan Akhir Dunia
    Bravy mengakui kesalahannya secara terbuka; ini bisa menjadi momen refleksi bahwa meskipun hubungan gagal, tanggung-jawab dan pengakuan juga penting.

Kesimpulan

Kisah DJ Bravy dengan Erika Carlina serta chat dengan Lintang yang akhirnya mengungkap perselingkuhan adalah pengingat bahwa kehidupan selebritas tidak sebatas glamor—tapi juga isu kepercayaan, tanggung-jawab, dan tekanan publik. Publik figur bisa melakukan kesalahan, namun cara menghadapi dan memperbaiki yang akan membentuk narasi ke depan.
Bagi Anda pembaca: Apakah Anda melihat bahwa krisis hubungan seperti ini semakin cepat terbuka di era media sosial? Atau masih ada aspek yang belum kita pahami mengenai kehidupan publik figur? Silakan tuliskan pendapat Anda di kolom komentar—kami ingin mendengar suara Anda!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *