Dua Korban KM Virgo Ditemukan di Sukamara, 71 Masih Dicari
SUKAMARA — Tim SAR gabungan kembali menemukan dua korban KM Virgo Transport 8 di Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, pada Minggu, 27 September 2026. Kedua korban ditemukan secara terpisah di perairan Kuala Jelai dan Sungai Bundung, Kecamatan Jelai.
Setelah ditemukan, kedua korban dibawa dari Sampit menuju Palangka Raya untuk menjalani proses evakuasi lanjutan. Basarnas menjadwalkan evakuasi udara menggunakan helikopter pada Senin, 28 September 2026.
Pembaruan data per 27 September menunjukkan, sebanyak 172 dari total 243 penumpang dan awak KM Virgo Transport 8 telah ditemukan. Jumlah tersebut terdiri atas 108 orang selamat dan 64 orang meninggal dunia. Dengan demikian, masih ada 71 orang yang berada dalam pencarian.
Dua korban ditemukan di lokasi berbeda
Penemuan korban berlangsung di dua lokasi dalam wilayah Kecamatan Jelai. Satu korban ditemukan di perairan Kuala Jelai, sedangkan satu korban lainnya ditemukan di Sungai Bundung. Keduanya kemudian dibawa menuju Palangka Raya untuk mendukung tahapan evakuasi dan penanganan berikutnya.
Rencana pemindahan melalui jalur udara menggunakan helikopter dijadwalkan berlangsung pada Senin, 28 September. Tahapan ini menjadi bagian dari upaya penanganan korban yang ditemukan dalam operasi pencarian KM Virgo Transport 8.
Informasi mengenai identitas kedua korban belum disampaikan dalam pembaruan data tersebut. Proses identifikasi korban meninggal masih berjalan sehingga rincian identitas dapat berubah seiring pemeriksaan lanjutan.
71 orang masih dalam pencarian
Berdasarkan rekapitulasi hingga Minggu, 172 orang telah ditemukan dari 243 penumpang dan awak kapal. Dari jumlah itu, 108 orang dinyatakan selamat, sedangkan 64 orang meninggal dunia. Sebanyak 71 orang lainnya masih dicari oleh tim SAR gabungan.
Angka tersebut merupakan data sementara yang dapat berubah mengikuti hasil pencarian, evakuasi, dan identifikasi. Dalam operasi yang melibatkan banyak wilayah dan tahapan penanganan, pembaruan jumlah korban dilakukan berdasarkan temuan serta hasil verifikasi petugas.
Selain pencarian terhadap korban yang belum ditemukan, proses identifikasi jenazah juga masih berlangsung. Tim Disaster Victim Identification atau DVI Polda Kalimantan Selatan masih mengidentifikasi 32 jenazah. Sementara itu, 25 korban meninggal telah berhasil diidentifikasi.
Operasi pencarian setelah kapal tenggelam
Operasi pencarian dilakukan setelah KM Virgo Transport 8 tenggelam di Laut Jawa pada 13 September 2026. Kapal tersebut sedang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin ketika peristiwa terjadi.
Sejak kejadian itu, tim SAR gabungan melakukan pencarian dan evakuasi untuk menemukan penumpang serta awak kapal. Wilayah pencarian mencakup perairan yang berkaitan dengan lokasi kejadian dan area lain tempat korban ditemukan, termasuk wilayah Sukamara di Kalimantan Tengah.
Penemuan dua korban di Kuala Jelai dan Sungai Bundung menambah jumlah korban yang telah ditemukan dalam rangkaian operasi tersebut. Namun, masih adanya 71 orang dalam daftar pencarian menunjukkan bahwa operasi belum selesai.
Data korban masih dapat berubah
Data korban KM Virgo Transport 8 perlu dipahami sebagai pembaruan sementara. Jumlah korban selamat, meninggal, maupun yang masih dicari dapat berubah setelah tim menemukan korban lain atau menyelesaikan proses pencocokan identitas.
Hal yang sama berlaku untuk 32 jenazah yang masih berada dalam proses identifikasi oleh Tim DVI Polda Kalimantan Selatan. Identifikasi dilakukan untuk memastikan status dan identitas korban sebelum informasi lebih lanjut disampaikan kepada keluarga serta publik.
Pada tahap berikutnya, perhatian tim SAR tertuju pada evakuasi dua korban yang ditemukan di Sukamara dan kelanjutan pencarian terhadap 71 orang yang belum ditemukan. Evakuasi udara dengan helikopter pada 28 September dijadwalkan menjadi salah satu agenda penanganan lanjutan.
Hingga pembaruan data pada 27 September 2026, operasi pencarian dan identifikasi masih berlangsung. Informasi resmi berikutnya akan menentukan perkembangan terbaru jumlah korban yang telah ditemukan, korban yang berhasil diidentifikasi, serta mereka yang masih berada dalam pencarian.
